Tuesday, January 11, 2011

Manajemen Keamanan sistem

Keamanan Sistem pastinya mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Adapun tujuan Keamanan dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :
1. Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.
2. Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.
3. Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.

Pengendalian Akses dicapai melalui 3 langkah proses, yang mencakup :
1. Indentifikasi User.
2. Pembuktian Keaslian User.
3. Otorisasi User.
Kontrol CBIS mencakup semua fase siklus hidup. Selama siklus hidup, kontrol dapat dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan, disain dan operasi. Manajer dapat memperoleh kontrol dalam ketiga area secara langsung melalui ahli lain, seperti auditor.
AREA PENGONTROLAN CBIS
  • Kontrol Proses Pengembangan
Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai. Yang termasuk dalam kontrol pengembangan :
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS.
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS.
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS.
5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima,
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.
  • Kontrol Disain Sistem
Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :
- Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi terdiri atas ;
a. Permulaan dokumen sumber
b. Kewenangan
c. Pembuatan input computer
d. Penanganan kesalahan
e. Penyimpanan dokumen sumber

- Entri Transaksi (Transaction Entry)
Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
a. Entri data
b. Verifikasi data
c. Penanganan kesalahan
d. Penyeimbangan batch
- Komunikasi Data (Data Communication)
Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
a. Kontrol pengiriman pesan
b. Kontrol saluran (channel) komunikasi
c. Kontrol penerimaan pesan
d. Rencana pengamanan datacom secara menyeluruh
- Pemrosesan Komputer (Computer Processing)
Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
a. Penanganan data
b. Penanganan kesalahan
c. Database dan perpustakaan software
Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS). Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :
a. Kata kunci (Password)
b. Direktori pemakai (User Directory)
c. Direktori elemen data (Field Directory)
d. Enkripsi (Encryption)
- Output Komputer (Computer Output)
Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
a. Penyeimbangan operasi komputer
b. Distribusi
c. Penyeimbangan departemen pemakai
d. Penanganan kesalahan
e. Penyimpanan record
  • Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut. Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi lima area :
1. Struktur organisasional
2. Kontrol perpustakaan
3. Pemeliharaan peralatan
4. Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas
5. Perencanaan disaster, meliputi area :
- Rencana keadaan darurat (emergency plan)
- Rencana back-up (backup plan)
- Rencana record penting (vital record plan)
- Rencana recovery (recovery plan)
Manajemen dapat melakukan kontrol dengan tiga cara, yaitu :
- Manajemen dapat melakukan kontrol langsung, yaitu mengevaluasi kemajuan dan penampilan, dan menentukan tindakan koreksi apa yang harus dilakukan
- Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
- Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenan dengan proyeknya melalui pihak ketiga

Dan pada intinya, Ada 10 kesalahan yang paling sering dilakukan organisasi dalam hal keamanan informasi :
1. Tidak memiliki strategi keamanan informasi
2. Gagal mendapatkan dukungan ahli untuk program keamanan
3. Beranggapan keamanan hanyalah teknologi atau masalah divisi TI
4. Menyamakan compliance dengan security
5. Lebih memfokuskan pada perbaikan jangka pendek
6. Gagal mengidentifikasi pentingnya progam pemahaman keamanan (security awareness program)
7. Gagal mengidentifikasi kegagalan keamanan perimeter tradisional
8. Gagal melindungi notebook dan PC perusahaan
9. Gagal memahami hubungan keamanan TI dengan proses bisnis
10. Gagal membentuk changes management yang efektif
read more...

Manajemen Kontrol Keamanan (Security Management Controls)

          Aset Sistem Informasi yang harus di lindungi melalui sistem keamanan dapat diklasifikasikan menjadi 2 yaitu Aset Fisik yang meliputi Personnel, Hardware (termasuk media penyimpanan, dan periperalnya), Fasilitas, Dokumentasi, dan Supplies. Dan Aset Logika meliputi Data (informasi), dan Sofware (sistem dan aplikasi).

Langkah-langkah utama Pelaksanaan Program Keamanan (Conducting a Security Program) yaitu:
  • Persiapan Rencana Pekerjaan (Preparation of a Project Plan) untuk tinjaun kemanan mengikuti item tujuan review, ruang lingkup (scope) review, tugas yang harus dipenuhi, organisasi dari tim proyek, sumber anggaran (pendanaan), dan jadwal untuk menyelesaikan tugas.
  • Identifikasi Kekayaan (Identification of asset) diantaranya yaitu meliputi, Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, guards), Hardware (Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer, communication lines, concentrator, terminal), Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack), Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance policies, contracts), Persediaan (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes), Data/Informasi (Master files, transaction files, archival files), Software Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory), Sistem Software (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software, Spreadsheets).
  • Penilaian Kekayaan (Valuation of asset). Langkah ke tiga ini adalah penilaian kekayaan, yang merupakan langkah paling sulit. Parker (1981) menggambarkan ketergantungan penilaian pada siapa yang ditanya untuk memberikan penilaian, cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periode untuk perhitungan atas hilangnya kekayaan, dan umur asset.
  • Identifikasi Ancaman-ancaman (Threats Identification). Sumber ancaman terbagi atas sumber ancaman external (Nature / Acts of God, H/W Suppliers, S/W Suppliers, Contractors, Other Resource Suppliers, Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through fair, or unfair competition), Debt and Equity Holders, Unions (strikes, sabotage,harassment), Governmnets, Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity), Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion)); sumber ancaman Internal (Management (contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control yang tidak cukup)), Employee (contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase, extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)), Unreliable system (contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas)).
  • Penilaian Kemungkinan Ancaman (Threats LikeIihood Assessment), contohnya yaitu, perusahaan asuransi dapat menyediakan informasi tentang kemungkinan terjadinya kebakaran api dalam satu waktu periode tertentu.
  • Analisis Ekspose (Exposures analysis); Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu, Identification of the controls in place, Assessment of the reliability of the controls in place, Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful, Assess the resulting loss if the threat is successful.
read more...

Work Breakdown Structure

             WBS adalah suatu metode pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail.hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.WBS disusun bedasarkan dasar pembelajaran seluruh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup terperinci, yang disebut sebagai Wok Breakdown Structure.
Pada prinsipnya Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan), alasan perlunya WBS adalah :
• Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas, dan proses pengembangan WBS ini membantu semua anggota untuk lebih mengerti tentang proyek selama tahap awal.
• WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan.
ManfaatWork Breakdown Structure (WBS)
1. Mengurangi kompleksitas
2. Fasilitas penjadwalan dan pengendalian
3. Estimasi Biaya (Cost Estimation)
4. Penyusunan anggaran (Cost Budgeting)
5. Perencanaan manajemen Risiko
6. (Risk Management Planning)
7. Identifikasi aktivitas(Activity Definition)


Contoh WBS dari Penulisan Ilmiah saya:

Aplikasi Pembelajaran Matematika Geometri Bangun Datar dan Bangun Ruang Untuk Sekolah Dasar

No Sub Pekerjaan         Jenis Pekerjaan
1 Pencarian Data         Study pustaka
                  Browsing Internet
2 Pemilihan Software Adobe Flash CS3
                  Adobe Photoshop CS3
3 Perancangan Aplikasi Pencarian gambar
                  Pencarian suara
                  Pencarian rumus geometri
                  Pembuatan materi aplikasi
                  Pembuatan quis aplikasi
4 Uji coba         Uji coba aplikasi
read more...

Monday, January 10, 2011

Ilmu yang mendasari Ilmu Sosial dasar, Ilmu Budaya Dasar, dan Ilmu Alamiah Dasar



Pengetahuan diperoleh karena ada rangsangan pada diri manusia untuk mengetahui sesuatu dalam rangka mempertahankan hidupnya. Pengetahuan ada yang umum dan ada yang khusus. Pengetahuan dikatakan benar jika ada kesesuaian antara pengetahuan dengan objeknya. Pengetahuan menjadi ilmiah karena adanya keinginan yang mendalam untuk menyelidiki sesuatu yang ingin kita ketahui dengan menggunakan metode tertentu, dan itulah yang kemudian disebut ilmu pengetahuan. Penelitian untuk menyelidiki kebenaran ilmiah dapat dilakukan melalui pendekatan induktif maupun deduktif. Ilmu pengetahuan dikembangkan bukan hanya untuk ilmu pengetahuan itu sendiri, tetapi juga karena adanya kepentingan-kepentingan di dalamnya. Apa pun kepentingannya, ilmu pengetahuan seharusnya dikembangkan untuk meningkatkan harkat dan kesejahteraan manusia.

Pada dasarnya ilmu pengetahuan dibagi menjadi 3 kelompok besar yaitu :
1. Ilmu sosial dasar
2. Ilmu budaya dasar
3. Ilmu alamiah dasar

Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar adalah ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan
yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode
ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah
Berikut ini ilmu-ilmu yang mendasari ilmu sosial dasar:
- Ilmu Sosiologi
- Ilmu Ekonomi
- Ilmu Politik
- Ilmu Antropologi
- Ilmu Sejarah
- Ilmu Psykologi
- Ilmu Geografi
- Ilmu kriminologi

Ilmu Budaya Dasar
Ilmu budaya dasar adalah bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan
yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan
peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Berikut ini ilmu-ilmu yang mendasari ilmu budaya dasar:
- Ilmu Bahasa
- Ilmu Agama
- Ilmu Kesusastraan
- Ilmu Kesenian

Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu alamiah dasar adalah ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan
yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini
digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah.
Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran.
Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah
dari saat ke saat.
Berikut ini ilmu-ilmu yang mendasari ilmu alamiah dasar:
- Ilmu Fisika
- Ilmu Kimia
- Ilmu astronomi
- Ilmu biologi
- Ilmu geologi

Pada intinya, Ilmu pengetahuan dikembangkan untuk meningkatkan harkat hidup manusia, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Masalahnya, manusia sering memiliki rasa serakah, sehingga ilmu pengetahuan tidak jarang digunakan untuk memenuhi kepentingannya sendiri walaupun dengan cara mengorbankan orang lain. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan ilmu pengetahuan. Karena itulah ilmu pengetahuan harus memiliki etika atau kode etik ilmu pengetahuan. Dalam mempelajari etika ilmu pengetahuan, masalah yang menjadi perhatian utama adalah masalah utilitarisme. Utilitarisme adalah nilai praktis kegunaan ilmu pengetahuan. Dalam konteks utilitarisme, ilmu pengetahuan harus dikembangkan dalam rangka memberikan kebahagiaan dan kesejehteraan semua manusia. Dari situlah perlu ada rasa keadilan dalam penerapan ilmu pengetahuan.
read more...

Wednesday, April 21, 2010

Asal usul setan/iblis


ASAL-USUL SETAN 
Para Mufassir berbeda pendapat tentang asal-usul setan, sebagian mereka mengatakan: syetan berasal dari golongan jin yang durhaka kepada Allah. Firman Allah : "Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat: sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah meraka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka dia mendurhakai perintah Tuhannya" (QS. Al Kahfi :10).
Sebagian yang lain mengatakan: syetan berasal dari golongan malaikat yang pernah menjadi penghuni surga selama 40 ribu tahun dan menjadi penasehat para malaikat  disurga, karena membangkang dan tidak mengikuti perintah Allah maka ia dikutuk menjadi iblis. "Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat: sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali iblis , ia enggan dan takabbur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang kafir". (QS. Al Baqarah:34)
Dalam surat Annas ayat 1-6 dikatakan bahwa yang membisikan kejahatan pada telinga manusia adalah syetan dari golongan jin dan manusia. "Katakanlah: Aku berlindung kepada Allah tuhan (yang menjaga) manusia. Raja manusia. Tuhan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa ter sembunyi,  (yaitu) dari golongan jin dan manusia" (QS.Annas:1-6). Setan memang dari bangsa jin sebagaimana dalam Surat  Al-Kahfi:10, sedangkan manusia yang mengajak kekafiran dan kejahatan kepada manusia adalah manusia yang berjiwa seperti setan.    
 
PENGERTIAN SYETAN ATAU IBLIS 
Pengertian syetan secara terminologi berasal dari kata  "Syaithona"  artinya jauh dari yang hak, siapa saja yang dirinya jauh dari yang hak atau kebenaran maka dinamakan syetan. Sedangkan kata iblis berasal dari  "Ablasa" artinya tidak punya kebaikan, siapa saja yang tidak berbuat kebaikan atau selalu berbuat jahat dinamakan iblis walaupun wujudnya manusia atau hewan.
Baik syetan atau iblis termasuk jenis makhluk halus, bangsa rohani yang tidak dapat dilihat kecuali atas izin Allah seperti para rasul, oleh sebab itu dia dapat memasuki diri manusia dari seluruh perjalanan darahnya, kecuali hati nurani manusia tempat bersimpuhnya iman yang tidak dapat dimasuki. "Sesungguhnya syetan itu berjalan dalam diri manusia menurut perjalanan darahnya". (HR. Bukhari dan Muslim)
Iblis dan syetan itu sebenarnya satu jenis, hanya dibedakan sebutannya, yaitu bila sedang menggoda manusia dinamakan syetan dan kalau dalam keadaan biasa dinamakan iblis. Atau dapat dikatakan: iblis adalah makhluk yang menggoda Adam dan Hawa, sedangkan syetan adalah makhluk yang menggoda anak cucu keturunan Adam, karenanya iblis lebih tinggi pangkatnya dari syetan.
Dalam satu riwayat dikatakan bahwa iblis adalah raja dan syetan adalah tentaranya. "Dari Abu Musa ia berkata: Apabila berpagi iblis menyebarkan tentaranya dimuka bumi dan ia berkata: "Barangsiapa dapat menyesatkan seorang muslim, maka aku akan pakaikan dia mahkota". (HR.Ibnu Jauzi).

MENGAPA SYETAN MENGGODA MANUSIA ? 
Manusia adalah makhluk Allah yang sempurna di karunia akal dan nafsu. Akal yang telah disinari oleh Nur Ilahi dapat menuntun manusia kepada jalan yang benar dan selamat, sedangkan nafsu manusia sifatnya mengajak kepada kekafiran dan kejahatan. Sebab itu sering kali bertentangan antara ajakan akal yang suci dengan ajakan hawa nafsu yang jahat. Kalau manusia mendahulukan akal yang suci dari hawa nafsu dalam semua perbuatannya, maka lemahlah hawa nafsu dan tunduklah ia mengikuti akal.
Susunan tubuh manusia yang sedemikian rupa,  diketahui benar oleh syetan, maka ia mengganggu manusia dengan mempengaruhi hawa nafsunya. Hawa nafsu yang sifatnya ingin tahu dan mengajak kepada kejahatan itu dipengaruhi terus-menerus oleh syetan dengan cara apapun sampai tujuannya berhasil yaitu menjadikan manusia sebagai temannya di neraka.
Allah mengabulkan permintaan syetan untuk selalu menggoda manusia keturunan Adam di dunia kecuali hamba-hamba-Nya yang Mukhlis. "Berkata iblis: Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka (manusia) memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi dan pasti aku akan menyesatkan semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis diantara mereka". (QS.Al Hijr:39-40).
Sebagai contoh Nabi Adam AS, hawa nafsunya terus-menerus digoda oleh syetan supaya memakan buah Khuldi yang digambarkan sebagai buah yang lezat rasanya dan harum baunya serta mempunyai kesaktian dapat menjadikan dirinya malaikat bila memakannya dan akan kekal di dalam surga. Syetan berkata : "Tidaklah Tuhanmu mencegah engkau berdua dari mendekati pohon khuldi ini hanyalah karena ditakutkan kamu berdua akan menjadi malaikat, atau kamu berdua menjadi kekal (dalam surga)" (QS.Al A'raf:20).
Kekuatan hawa nafsu yang selalu mengajak kejahatan ditambah dengan rayuan syetan yang hebat dan ditambah dengan pengaruh dari isterinya , maka dapatlah kekuatan itu menundukkan akal yang suci sehingga akhirnya Adam dan Hawa memakan buah khuldi dan jadilah manusia yang pertama melanggar larangan Allah. "Maka keduanya memakan dari buah pohon itu , lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupi dengan daun-daun yang (ada) DI surga durhakalah Adam kepada tuhan dan sesatlah ia " (QS.Thaha:121).
Nabi Adam dan Siti Hawa bertaubat atas kesalahanya dan Allah menerima taubat keduanya, seperti Firman Allah : "Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi". (QS.Al A'raaf:23).
read more...

Implementasi Sistem Informasi #(tugas softskill 5)


Sebuah perusahaan kayu yang bernama  PT. MEGA PERKASA,  mengadakan pelatihan khusus guna menginput data ekspor impor barang  agar perusahaan tersebut dapat memanfaatkan komputerisasi secara optimal. Komputerisasi secara optimal bertujuan agar setiap karyawannya mampu bekerja dengan komputer, sehingga tidak perlu mencatat data tersebut secara manual yg dapat menguras waktu dan tenaga. Maka dari itu diperlukanlah software ekspor impor barang, yang meliputi penginputan, sorting, update dll. Dapat kita jelaskan implementasi sistem yang merupakan tahap akhir dalam siklus hidup pengembangan sistem (SDLC). Hal-hal pokok yang harus disediakan sebelum implementasi adalah:

A. Persiapan Tempat
1. Perencanaan Fisik:
Tata letak (layout) yang disediakan adalah jarak antar komputer yang tidak terlalu dekat disertai kursi sehingga peserta dan pembicara nyaman, jam yang berada dibelakang peserta sehingga tidak mengganggu pikiran peserta serta pintu masuk yang berada dibelakang dan infocus yang berada disebelah pembicara dan papan tulis yang berada di samping belakang pembicara untuk memudahkan pengajaran.

2. Fasilitas:
Fasilitas yang perlu disediakan adalah komputer, meja, kursi, jam, listrik, AC, ventilasi yang cukup, penerangan yang cukup, infocus, rak penyimpanan tas serta sepatu, papan tulis serta perlengkapan furnitur lainnya.

B. Pelatihan Personel
Dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan personel serta memudahkan penerimaan mereka terhadap sistem baru.

Kelompok-kelompok yang diberikan pelatihan antara lain:
1. Personel Teknis
Merupakan orang-orang yang nantinya akan mengoperasikan serta memelihara sistem, sehingga tidak perlu memanggil orang khusus apabila terjadi kerusakan yang bisa di tangani dalam segi perangkat lunak.

2. Pegawai
Merupakan orang yang nantinya berinteraksi langsung dengan penggunaan perangkat lunak.

3. Manager Umum
Tentunya manager yang membutuhkan data barang yang dikirim.

4. Orang Luar Perusahaan
Merupakan orang-orang yang nantinya akan menanamkan investasi pada perusahaan ini, sehingga mereka tahu bagaimana kemajuan perusahaan yang mereka tanam sahamnya.

B.1. Program Pelatihan
Pelatihan dapat dilakukan secara tutorial atau kelas meliputi:
1. Pelatihan in-house
2. Pelatihan yang disediakan vendor
3. Pelatihan jasa luar

Pada sistem ini dipilih program pelatihan yang disediakan vendor, karena perusahaan membeli atau membuat sistem ini di suatu perusahaan informatika, sehingga pembicaranya adalah orang yang membuat sistem ini. Sehingga peserta bisa langsung bertanya-tanya tentang sistem ini.

B.2. teknik dan Alat Bantu Pelatihan

1. Teleconferencing
pada sistem ini, tidak menggunakan teleconferencing, karena semua peserta datang ketempat yang telah diberikan

2. Perangkat lunak pelatihan interaktif
perangkat-perangkat yang dibutuhkan adalah:
a. Computer Based Training (CBT)
mikrokomputer untuk memberikan pedaman kepada pemakai melalui serangkaian pelajaran yang efektif dan mudah dipelajari serta mempunyai fasilitas mencegah kesalahan.

b. Audio-Based Training
Sistem ini memerlukan akses ke cassette player, tetapi hanya komputer.

c. Video-Based Training
Sistem ini juga tidak memerlukan akses ke TV, VCR, tetapi hanya komputer.

d. Video Optical Disk
Dapat disebut juga video interaktif, menggunakan CD-ROM untuk mengantarkan materi yang direkam sebelumnya ke monitor yang menghubungkan ke komputer.

3. Pelatihan dengan instruktur
Sistem ini menggunakan instruktur dari vendor, sehingga tidak memerlukan biaya yang cukup mahal, dikarenakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh vendor kepada pelanggan.

4. Pelatihan magang
Pada sistem ini tidak diperlukan pelatihan magang, karena sudah dilatih oleh seorang instruktur.

5. Manual prosedur
Diperlukan, sebagai bantuan apabila peserta sewaktu-waktu lupa dengan salah satu pengoperasiannya.

read more...

Wednesday, April 14, 2010

New Liverpool 2010/12














Musim depan perubahan mencolok akan terjadi di kaos tim Liverpool. Sponsor baru akan menghiasi bagian dengan jersey The Reds. Standard Chartered Bank akan menjadi sponsor baru tim Merseyside itu sekaligus menggantikan Carlsberg.
Musim depan perubahan mencolok akan terjadi di kaos tim Liverpool. Sponsor baru akan menghiasi bagian dengan jersey The Reds. Standard Chartered Bank akan menjadi sponsor baru tim Merseyside itu sekaligus menggantikan Carlsberg.

Penandatangan kontrak kerjasama kedua pihak telah terjadi. Standard Chartered Bank akan menjadi penyokong dana Liverpool untuk empat tahun kedepan. Bentuk kerjasama tersebut baru akan bergulir pada Juli tahun depan. Dengan demikian kompetisi 2010/11, Liverpool akan meninggalkan sponsor bir Carlsberg dan akan memasang nama Standard Chartered Bank di kaos tim.

Masuknya bank yang bemarkas di London itu maka mengakhiri kerjasama Liverpool dengan Carlsberg yang telah berlangsung sejak tahun 1992. Standard Chartered Bank akan menjalin kerjasama dengan Liverpool hingga akhir musim 2013/2014.

"Kerjasama ini akan menimbulkan daya tarik besar  beragam merek yang diakui secara global. Ini merupakan sebuah langkah maju yang kami buat dengan Liverpool dan menjadi sejarah komersial terbesar bagi perusahan kami," ucap managing director Standard Chartered Bank, Christian Purslow di Soccernet, Senin (14/9).

Selain menjadi sejarah baru Standard Chartered Bank, kerjasama ini juga menjadikan rekor terbesar sepanjang perjalanan Liverpool. Untuk kontrak selama empat musim itu Standard Chartered Bank akan mengeluarkan dana sebeser 80 juta pound atau setara 1,3 triliun rupiah.

Rencananya dana sebesar itu akan dipergunakan untuk merealisasikan pembangunan stadion baru Stanley Park.

Bersamaan dengan pengumuman resmi kontrak kerjasama di Liverpool. Kegiatan serupa juga diadakan di Jakarta.

Bertempat di Standard Chartered Bank Jakarta, diadakan launching kerjasama antara Liverpool dengan bank yang berdiri sejak tahun 1853 itu.

"Kesempatan ini datang disaat kami berada dalam masa menantang seperti saat ini. Kerjasama dengan Liverpool akan meningkatkan profil merek kami dalam skala global. Ini akan meningkatkan suatu nilai tambah bagi konsumen Standard Chartered Bank dan tentunya juga bagi pendukung Liverpool di Indonesia," kata Simon Morris, CEO Standard Chartered Bank Indonesia.
read more...